Senin, 30 Mei 2011

Another Collaboration



Masih ingat "I Do" ?

"I Do" adalah salah satu lagu  Ten2five di album pertama mereka, yang juga featured gw sebagai pasangan duet Imel (vokalis ten2five) di lagu itu. Lagu itu lah yang bikin gw pertama kali nya menapakkan kaki di industri musik, sekaligus pertama kalinya kerja bareng dengan Imel. Itu tahun 2004.

7 tahun kemudian, kolaborasi itu dimulai kembali, kali ini bukan antara gw sama ten2five, tp gw dan Imel, untuk apa.. untuk album solo Imel.



Ya, Imel yang bakal pake nama panggung Imela Kei, akan segera mengeluarkan solo albumnya yg berjudul "Selanta", berisi 7 lagu featuring 7 musisi berbeda, dengan 7 aransemen yg sangat berbeda pula. 7 itu adalah The Trees and The Wild, Zeke, Dinda Amanda, Notturno, The Mass Romantic, Mikes dan gw. Kebayangkan bedanya kayak apa. Dari nama-nama kolaboratornya aja uda jelas album ini isinya mixed music.

Disini gw bukan duet, tp sebagai arranger tepatnya. Singkatnya gw kebagian lagu Imel yg judulnya "Teenage Love", lagu yg Imel tulis sendiri, ceritanya tentang ya.. teenange love nya dia jaman dulu. Yang membuat gw excited sekali adalah bahwa aransemen diserahkan Imel full ke gw, dan bisa gw karyakan terserah gw. Nah!!

Klo udah sampe ke gw tau dong jadinya bakal kayak apa. Beatfull, percusive, acoustic, RnB. Hahaha this is so me. Dan satu lagi yg gw bikin gw excited adalah di lagu ini semiua instrumennya gw mainin sendiri, yak, sendiri. Ya tentu nya dengan kecanggihan tekhnologi masa kini seperti nya hal ini sangat mungkin dilakukan semua musisi :P .

Drum gw bikin pake plug-ins nya Logic Pro 9 (suara yg tersedia pada program rekaman/DAW Logic), bgitu juga bass, drum machine TR 808, synth, dan rhodes MKI semua dari Logic dan dimainkan melalui keyboard controller M-Audio. Benar-benar tekhnologi masa kini, kecuali gitar ya! klo gitar ya tetep mesti di gonjreng, klo ngga bunyinya pasti sintetis banget. Oh ya, plus backing pun pake suara saya juga walau hanya beberapa layer. Marukkk



Cukup makan waktu lama untuk gw arrange Teenage Love. Gw termasuk orang yang ngga bisa buru-buru kalau ingin bikin karya yang jujur, selain karena jadwal yg agak tidak memungkinkan. Alhasil gw lah orang terakhir yang mengumpulkan aransemen untuk album Imel ini. Maaf yha mel :P

Rekaman dilalukan siang ini jam setengah tiga di Black Studio di Panglima polim, studio milik Zeke, dan siapa sangka proses rekaman termasuk sangat cepat, mungkin karena sebagian besar musik berbentuk data MIDI dan sudah dipersiapkan terlebih dulu. Jadinya, tinggal Imel take vokal dan gw take gitar.

Jam setengah 7 akhirnya  semua selesai. Vokal berikut backing beribu layernya, begitu juga gitar. Kali ini gw juga sedikit belajar untuk jadi vocal guide untuk Imel, gak semua mua nya sih, karena Imel pun basic vocalnya sudah sangat kuat, tp ngarahin sedikit supaya warna RnB nya terjaga, dan ketemu orang seperti Imel, mendirect vokal sama sekali ga ada beratnya.



Hari ini gw, Imel, dan Vanco sang engineer menghadapi perkerjaan yang santai dan luar biasa menyenangkan. Rekaman cepat dan tepat. Kerja yang sama sekali gak berasa bekerja, yes, we're having fun rather than working, and in order to do that, you need to follow your passion.

Thx Imel for trusting me on arranging ur song, this is my first time on really playing all of those instruments by myself, i cant wait for the result, and Selanta album to be released.

God Bless you..

Cheers!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar